Air Terjun & Kolam Cermin
± 10 m · air biru jernihAir terjun mengalir ke kolam alami berdasar batu putih. Warna air hijau kebiruan, memantul seperti cermin di musim kemarau.
Cermin air di jantung Bangunjiwo.
Tersembunyi di Dusun Petung, Kapanewon Kasihan, Kedung Pengilon adalah air terjun dan kolam alami yang airnya sejernih cermin. “Pengilon” berasal dari kata ngilo, yang berarti berkaca. Air birunya berasal dari mata air di sekitar kedung, dikelilingi hutan jati dan permukiman warga.
Kedung ini dibuka sebagai tempat wisata sejak 2009. Sumber airnya berasal dari mata air setempat serta Sungai Pangkah yang berjarak sekitar satu kilometer. Warna biru air dipengaruhi batuan wadas biru di bawahnya. Di musim kemarau air tampak hijau toska dan tetap bersih; saat musim hujan bisa agak keruh lalu kembali jernih.
Warga menuturkan Kedung Pengilon punya kaitan dengan Nini Blorong, sosok yang dipercaya menjaga kedung. Warga juga menuturkan bahwa Sri Sultan Hamengku Buwono IX pernah menyepi di tempat ini. Ini adalah tuturan lisan warga, bukan klaim sejarah. Hormati tempat ini sebagaimana warga menghormatinya.
Empat hal yang membuat Kedung Pengilon layak dikunjungi.
Air terjun mengalir ke kolam alami berdasar batu putih. Warna air hijau kebiruan, memantul seperti cermin di musim kemarau.
Kolam dalam (5–8 meter) sering dipakai berenang dan memancing. Wajib mahir berenang dan tetap waspada.
Sebelum pandemi tempat ini sering dipakai makrab dan camping mahasiswa. Sejak pandemi belum aktif lagi — konfirmasi dulu ke pengelola.
Suasana hutan jati dan cahaya pagi cocok untuk fotografi. Hormati warga dan peziarah yang datang untuk ritual ngalap berkah.
Fasilitas hasil riset. Status “belum pasti” berarti belum ditemukan sumber yang meyakinkan — mohon verifikasi di lapangan.
Kedung ini masuk kategori destinasi tersembunyi. Kendaraan roda dua paling praktis; kendaraan besar sulit masuk jalan kampung.
Dari area parkir, pengunjung berjalan kaki menyusuri jalan setapak sekitar 5 menit (motor bisa lebih dekat, ± 20 meter).
Paling praktis. Dari parkir jalan kaki ± 20 meter ke kedung.
Bisa, tetapi jalan kampung sempit. Dari parkir jalan kaki ± 100 meter / ± 5 menit.
Jalan kampung sempit, kendaraan besar sulit masuk.
Buka lokasi Kedung Pengilon di Google Maps untuk rute langsung dari posisi Anda.
Kedung ini dalam. Berenanglah hanya jika Anda mahir. Saat musim hujan, debit air besar dan arus lebih kuat.
Kedalaman kolam 5–8 meter. Jangan berenang bila tidak mahir, dan jangan berenang sendirian.
Saat hujan, debit air meningkat dan arus lebih kuat. Hindari berenang ketika air keruh atau setelah hujan deras.
Jangan membawa anak tanpa pengawasan. Tepi kolam licin dan berbatuan.
Buang sampah pada tempatnya dan bawa pulang sampahmu. Jangan merusak tumbuhan dan batuan.
Tempat ini dikeramatkan sebagian warga. Bersikap sopan, jangan mengganggu ritual, dan tidak mengglorifikasi hal supranatural.
Bisa dipadukan dalam satu perjalanan.
Sentra kerajinan gerabah, dekat dengan rute.
Air terjun di kawasan Bantul selatan.
Air terjun di kawasan perbukitan Bantul.